Ikan Tongkol dan Hidangan Istimewa

 Assalamualaikum Mommies,


Sudah pernah kah masak ikan tongkol?

Tongkol (Euthynnus affinis) adalah sejenis ikan laut dari suku Scombridae. Terutama menjelajah di perairan dangkal dekat pesisir di kawasan Indo-Pasifik Barat, tongkol merupakan salah satu jenis ikan tangkapan yang penting bagi nelayan. Ikan tongkol berbeda dengan ikan tuna dan ikan cakalang. 

Ikan tongkol atau pemilik nama latin Euthynnus affinis ini sebenarnya masih memiliki kekerabatan dengan jenis ikan laut lain, yaitu ikan tuna dan ikan kembung. Oleh karena itu, kandungan nutrisi pada ikan tongkol juga tidak jauh berbeda dengan kedua jenis ikan tersebut.

Nutrisi dan Manfaat Ikan Tongkol

Dalam seporsi ikan tongkol (setara 150 gram), terkandung 250–300 kalori dan aneka nutrisi, seperti:

25–30 gram protein

12,5–17 gram lemak

50–60 mikrogram (mcg) selenium

400 miligram (mg) kalium

1,5–2 mg zat besi

15–20 mg kalsium

0,9–1,1 mg zinc

Selain berbagai nutrisi di atas, ikan tongkol juga mengandung vitamin A, vitamin B, omega-3, natrium, dan fosfor.


Karena nutrisinya yang cukup tinggi, ada banyak manfaat ikan tongkol yang baik bagi kesehatan, di antaranya adalah menjaga tekanan darah tetap stabil, menjadi kesehatan jantung, menjaga berat badan tetap stabil, menjaga kekuatan tulang, menjaga dan memelihara fungsi dan kesehatan organ tubuh, memperkuat sistem imunitas tubuh dan banyak lagi manfaat lainnya.


Ikan tongkol biasanya diolah menjadi lauk makanan yang sangat lezat sesuai dengan lidah dan selera. Biasanya menu berbahan tongkol sangat enak dimasak balado, tongkol asam padeh, tongkol bumbu kecap, gulai Aceh ikan tongkol, tongkol sarden tongkol suwir , tongkol sambal hijau, tongkol bunga pepaya dan banyak lagi ragam masakan Nusantara. menggunakan ikan tongkol.


Kali ini saya ingin berbagi ide masakan berbahan ikan tongkol yang sering saya sajikan di rumah dan sangat disukai anak-anak. Ikan tongkol olahan ini bisa awet beberapa hari asalkan diletakkan di toples kedap udara dan dimasak dengan tanak menggunakan api kecil.


Resep ikan tongkol suwir keumamah ala masakan Aceh

Tongkol keumamah


Pampis ikan tongkol Manado


Di Aceh, biasanya keumamah di masak menggunakan ikan kayu.

Kenapa dibilang ikan kayu, karena tekstur dari ikan ini keras seperti kayu yang telah melalui proses penjemuran dan pengasapan, hingga berwarna coklat tua dan kehitaman.

Keumamah sebenarnya hampir sama dengan ikan pampis ala masakan Manado. Hanya saja, pada masakan ikan pampis diberi tambahan daun kunyit sementara pada ikan keumamah diberikan tambahan daun kari / daun salam koja yang banyak.


Menu tongkol keumamah yang saya share ini menggunakan ikan tongkol segar. Bukan ikan kayu (eungkot suree).

Ikan tongkol segar


Bahan:

  • Ikan tongkol segar 2 ekor (sekitar 1kg)
  • Asam Sunti 15 buah
  • cabe merah 3 tangkai
  • bawang merah 7 siung
  • bawang putih 4 siung
  • kemiri 2 buah
  • ketumbar sangrai 1 sdm
  • daun kari/salam koja/temurui 3tangkai
  • daun jeruk iris halus 2lembar
  • daun pandan 5cm iris halus
  • sereh 2batang ambil yang putih diiris-iris
  • daun kunyit (resep asli tidak pakai, saya modifikasi pakai tambahan daun kunyit karena suka dengan harumnya di masakan ini)
  • kunyit 1 ruas


Cara membuat:


  1. Cuci bersih ikan tongkol dan beri perasan jeruk nipis, lalu sisihkan 15 menit.
  2. Kukus ataupun panggang ikan selama 15 menit. Lalu suwir ikan.
    Hasil ikan tngkol di panggang di atas teflon

  3. Haluskan bumbu (cabe, bawang putih dan bawang merah, kunyit, kemiri, asam Sunti dan sereh)
  4. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga tanak.
  5. Masukkan ikan tongkol yang sudah disuwir tanpa tulang dan duri lalu aduk rata.
    Tongkol yang sudah disuwir 

  6. Masukkan daun kari, daun jeruk iris, daun pandan iris sambil terus diaduk hingga bumbu meresap dan terlihat kering dengan api yang kecil saja.
  7. Masukkan cabe hijau potong-potong atau bisa juga menggunakan rawit hijau hingga cabe terlihat layu.
  8. Masakan sudah bisa disajikan.
    Keumamah pampis tongkol dengan kearifan lokal khas dapur Bunda

Mommies, yang membuat saya suka sekali mengolah ikan tongkol ini selain karena gizinya yang baik, ikan ini juga hampir minim sampah dari olahannya. Anak-anak hampir tidak menolak makanan dengan menu di suwir karena memudahkan mereka makan dengan nyaman. 

Ah duri ikan dan kepalanya kadang membuat saya bingung mau membuangnya. Sebagian teman yang menyukai kucing mengatakan bahwa kucing sebaiknya tidak diberikan duri ataupun tulang ikan yang keras karena mereka akan sangat kesulitan sekali dalam proses kunyahnya. Sebagian kucing ditemukan tersedak karena duri yang menancap di tenggorokan. 
Tak ingin ada sampah akhirnya saya berfikir untuk mengelola kembali duri dan kepala ikan tongkol ini. Duri dan kepala sisa olahan bisa diolah kembali menjadi camilan seperti pempek ikan. 

Pempek dengan duri dan kepala ikan tongkol


Bahan
Sisa tulang dan kepala yang tidak digunakan


  • Sisa kepala dan duri tak terpakai pada olahan ikan
  • Air matang secukupnya
  • Daun bawang
  • Garam
  • Kaldu jamur
  • Tepung tapioka

Bahan kuah/cuko

  • Gula aren/gula batok
  • Cabe rawit
  • Ebi bubuk

Cara mengolah

  1. Presto duri ikan dan kepala Tongkol selama 35 menit hingga lembut
  2. Blender halus hasil presto
  3. Campurkan dengan tapioka
  4. Tambahkan daun bawang (opsional)
  5. Uleni adonan lalu Bentuk pempek 
  6. Rebus di dalam air mendidih
  7. Angkat saat sudah mengapung
  8. Lebih enak bila di goreng kembali setelah dingin lalu sajikan dengan kuah/cuko
    Pempek tulang dan kepala ikan tongkol


Nah mommies, tulang kepala dan duri ikan bisa dimanfaatkan kembali kan? Semoga bermanfaat ya

36 Komentar

  1. Ikan tongkol salah satu ikan favorit saya, Mbak. Dagingnya tebal dan bisa diolah apa saja. Kalau di rumah saya, ini bisa disantan, dan bisa dibuat abon juga. Kalau di Manado ada kue panada isi abon tongkol. Disantap dengan ketan juga mantap sekali hehehe. Kalau di sini, ada yang sudah diasap. Jadi tinggal diolah saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah enak sekali mas Bams.
      Jadi terinspirasi pengen bikin panada isi abon tongkol juga jadinya.
      Apalagi ikan asap ya, rasanya pasti khas sekali

      Hapus
  2. Jadi teringat di Medan dulu sering beli ikan tongkol untuk bikin pempek. Tapi dari dagingnya. Soalnya kalau tulangnya kan rada kasar, anakku gak mau makannya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dipresto tulang dan durinya jadi lembut Dy.
      Dan kalo diblender halus sekali gak grenjel2.

      Aroma gurih ikannya juga dapet

      Hapus
  3. Makanan ikan tongkol ini memang favorit sya dan bpak sya karena memiliki tekstur daging yang lembut dan kadang bisa keras tergantung cara memasaknya namun pastinya aku suka jika ada dibuat tongkol keumamah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang bahagian yang hitam agak pahit. Tapi itu kalo ikan sudah agak lama. Kalo yang Segar dan menyiangi ikan dengan air dialirkan, mudah-mudahan sih gak pahit dan keras

      Hapus
  4. Ikab tongkol sering saya buat jadi ikan asam padeh karena teksturnya yang bisa menyerap air dgn sempurna, kalau ikan keumamah malah belum pernah tuh padahal ortu suka banget, makasi resepnya ya kak shis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi asam padeh ikannya diangetin buat hari kedua ya kak. Semakin meresap bumbunya.
      Laziiiiz

      Hapus
  5. Kalau suami kk cuma mau makan ikan tongkol jenis yang sisik. Seringnya dikari, asam padeh (gule asam), atau digoreng gitu aja ntar pas mau makan campur sambalado caplak yang pedas gila. Nah, baca ini jadi kenalan dg Keumamah dan "sampah" ikan bs dijadikan pempek. Keren banget ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tongsis(tongkol sisik) memang enak kak.

      Disambal ijo mantap,asam padeh endeuss, apalagi dipedesin pake cabe caplak, wah bikin boros nasi

      Hapus
  6. Makasih resepnya mbak, pingin nyoba resep tongkol suwirnya, kayaknya enak

    BalasHapus
  7. Yang pempek dari tulang dan kepala ikan ini beneran jadi inspirasi nih kak. Mulai sekarang nggak dibuang ah sayang kan ya, biar tulang pasti masih banyak vitaminnya juga gizinya kan? Terlebih kalau bikin filet gitu dagingnya ada saja yang tersisa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa pakai tulang ikan apa aja mba.
      Tulang ikan kan masih mengandung kalsium.
      Hehe, gurihnya juga dapet.

      Hapus
    2. Bisa pakai tulang ikan apa aja mba.
      Tulang ikan kan masih mengandung kalsium.
      Hehe, gurihnya juga dapet.

      Hapus
    3. Bisa pakai tulang ikan apa aja mba.
      Tulang ikan kan masih mengandung kalsium.
      Hehe, gurihnya juga dapet.

      Hapus
  8. wuah disebutnya ikan kayu ya kalau di Aceh
    kalau di sini ya ikan tongkol
    kalau yang agak gede: ikan tuna
    hoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. ikan kayu keknya bukan ikan tongkol de mba...
      ikan kayu itu adalah ikan hasil olahan melalui proses pengasapan dan jemur.
      ikannya belum tentu ikan tongkol

      demikian

      Hapus
    2. Nah iya, betul mba komen dari BunVi.
      Ikan kayu bisa dari ikan apa aja. Prosesnya cukup panjang

      Hapus
  9. di sampadeh emang enak sekali bun..
    ipar saya pinter masak keumamah tongkol ini. dan kami sering dibagi hehehehee

    kreatif juga ya bun, tulang belulangnya dijadiin mpekmpek

    BalasHapus
  10. Ikan tongkol termasuk makanan favoritku dan keluarga. Kalau saya biasanya ditumis pakai bumbu sambal plecingan namanya kalau di Lombok. Tapi beda dengan sambal plecing kangkung. Kapan2 jadi pengen share resepnya di blog

    BalasHapus
  11. Ya ampunn bunda kreatif sekali ^^ aku baru tahu kalau duri dan kepala ikan bisa di buat pempek,, Pasti kaya kalsium ya itu,., terima kasih sharingnya bun..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya, kalsium dari tulang ikan tinggi sekali

      Aromanya juga gurih sehingga membuat pempek jadi endeuss

      Hapus
  12. Astagaaah,,,beneran ya Mbak Shisca ini, duri dan kepala ikan bisa jadi pempek ya ternyata...Keren idenya. Aku kasih kucing biasanya, iya juga ya kasihan kalau tersedak nanti . Hiks
    Kalau tongkol yang lewat depan rumah yang sudah dipindang. Jadi siap olah. Bisalah dimacem-macemin...tapi belom pernah dibikin keumamah ini. Lumayan ya kalau ditaruh toples bisa untuk sediaan lauk.
    Beneran bisa jadi hidangan istimewa dan zero waste pula!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya mba Dian.
      Anak-anakku gak ngeh malah pas makan pempeknya.

      Gitu udah abis, dan dikasih tau mereka ketawa

      Hapus
  13. Two thumbs up lah kalo sampe duri dan kepalanya juga dijadikan pempek. Lanjutkan sissss... Semongkoooo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mama dan Rio pernah makan, mereka komen enak.

      Tapi gak tega ngambil jatah kucing komen mama pas tau asal muasal pempeknya.

      Wkwkkw

      Hapus
  14. Keumamah ini pedas ya Shis.. kl buat anak2 bs gak pake cabe hijo atau cabe rawit aja kali ya... buat Ocean hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak pedas kak.
      Bisa disetel sesuai selera kok.

      Biasanya shis pakein cabe utuh buat di ceplus dewasa

      Hapus
  15. Saya yg orang Aceh belum pernah cobain masakan Keumamah ini, Bun. Bisa coba bikin di rumah nih..

    BalasHapus
  16. Pernah masak asampadeh.ikannya jafi lembut.puas makannya karena dagingnya tebal.

    BalasHapus
  17. Wah keren nih, terimakasih resepnya kak, biasanya aku ikan tongkol digoreng lalu disambal, jadi anak agak bosen.

    BalasHapus
  18. ngeliat hasilnya udah ngiler banget, jadi pengen coba juga di rumah :D terimakasih resepnya ya kak

    BalasHapus