Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Minyak Andalan di Dapur




Assalamualaikum mommies,

Semoga kabarnya sehat ya. Sebab kesehatan bisa membuat para ibu mampu bereksperimen di dapur meracik masakan yang istimewa buat keluarga tersayang. 

Walaupun sering mondar-mandir dapur, terkadang para ibu butuh racikan andalan agar bisa menghemat waktu di dapur tapi juga menghasilkan masakan yang lezat menggugah selera.

Makanan di dapur tidak jauh dari jenis tumisan, goreng, panggang, berkuah. Saya selalu prepare tiga jenis minyak yang menjadi andalan saat berada di dapur. insyaaAllah prepare tiga jenis minyak ini bisa memangkas waktu selama di dapur tapi hasil olahan masakannya gak kalah sedap dan istimewa.

  1. Chili Oil
    Sebelum meracik Chili Oil kita terlebih dahulu harus menyiapkan cabe kering sebagai bahan dasar pembuatan Chili oil. Untuk mendapatkan Chili oil dengan warna yang bagus, terlebih dahulu bersihkan cabe dengan air mengalir lalu jemur cabe di bawah sinar matahari hingga cabe kering bisa dipatahkan dengan suara krek seperti mematahkan kerupuk. Setelah itu Chopper cabe kering dengan tekstur yang agak kasar. 
Bahan
  • Minyak  500ml (bisa menggunakan minyak kelapa sawit, minyak canola, minyak almond, ataupun light olive Oil)
  • Cabe kering yang sudah di Chopper 70mg
  • Ebi 30 gram ( rendam sebentar lalu cincang kasar)
  • Bawang putih 30 gram
  • Bawang merah 30 gram
  • Garam 1 sdt
  • Kaldu jamur (opsional)
  • Gula putih 1 sdt
  • Kecap asin 2 sdm
Cara membuat Chili oil
  1. Siapkan cabe kering bubuk
  2. Chopper bawang putih, bawang merah sampai halus lalu tumis dengan minyak.
  3. Masukkan ebi yang sudah di cincang.
  4. Berikan garam, gula dan aduk hingga tidak terdengar suara mendesis tanda air sudah berkurang
  5. Masukkan cabe kering bubuk, aduk rata
  6. Gunakan api kecil sambil di aduk hingga minyak berwarna merah.
  7. Berikan kecap asin sesaat api hendak dimatikan.
  8. Setelah selesai, masukkan ke dalam kemasan kaca yang sudah di sterilkan
  9. Minyak bisa digunakan untuk tumisan, cocolan ataupun membuat mie dan nasi goreng.

2. Garlic Oil
Allium sativum ataupun garlic ini sudah digunakan nenek moyang kita sejak ribuan tahun yang lalu. Di Mesir, garlic sering digunakan untuk pengobatan. Sementara di Indonesia sering digunakan untuk memberikan rasa khas masakan terutama yang sifatnya tumisan. Kita bisa menggunakan Garlic oil ini 
sebagai bumbu, saat ingin membuat 
bakwan, nasi goreng,mie goreng, cap cay,
sebagai topping ayam bakar, nasi hainan,
ayam panggang ,sup dan tumisan dan lainnya.

Bahan :
  • Bawang putih dikupas 10 siung
  • Jahe 2 cm
  • Minyak 100ml
  • Garam 1 sdt
  • Kaldu jamur (opsional)
Cara membuat Garlic oil

1. Cuci bawang putih tiriskan sampai kering
2. Chopper atau cincang halus ,upayakan ukuran nya sama supaya bisa matang merata.
3. Panas kan minyak dengan api sedang
4. Masukkan bahan yg sudah dihaluskan aduk 
5. Tambahkan garam dan penyedap
6. Aduk kembali sampai warna kuning .jangan kuning kecoklatan ya nanti gosong.
7. Lalu angkat dan pindah ke tempat lain supaya proses pemasakan nya melambat.
8.Setelah kuning emas bisa di masukkan ke wadah atau digunakan langsung.

3.Sesame Oil

Dahulu di Asy Syiria minyak wijen sudah digunakan sejak 600 SM sebagai pengobatan, penanda status sosial dan juga untuk masakan. Di Negara Myanmar dan India Selatan minyak wijen digunakan untuk menggoreng. Sementara itu penggunaan minyak wijen di negara Korea, Taiwan dan China adalah sebagai penyedap masakan.
Minyak wijen merupakan sejenis minyak esensial yang dibuat dari ekstraksi biji wijen. Proses pembuatan minyak wijen pun bisa dilakukan dengan mengekstraksi minyak wijen mentah ataupun disangrai terlebih dahulu.

Dari kedua jenis metode diatas, terdapat perbedaan pada masing2 hasilnya.Dimana minyak wijen dari 
wijen mentah memiliki warna lebih bening, aromanya mentah, serta kerap digunakan untuk 
menggoreng masakan. sementara minyak wijen yang disangrai berwarna lebih keruh, memiliki aroma 
harum, serta digunakan untuk tambahan masakan ataupun sebagai minyak pijat.

Kandungan dalam minyak wijen: 

1.vitamin E
2. vitamin B
3.Protein 
4.lemak nabati
5.asam folat
6.antioksidan
7.magnesium

Manfaat dari minyak wijen

Minyak wijen mumpunyai banyak manfaat, yakni mengatasi masalah gigi, menurunkan tekanan darah, 
baik untuk kesehatan jantung, menurunkan kadar gula dalam darah, serta membuat kulit menjadi lebih 
sehat sebab mampu melawan radikal bebas,pencahar ringan , pelancar ASI,merangsang pertumbuhan dan lain sebagainya.

Ada dua metode pembuatan minyak wijen.yaitu : 

1. Menggunakan mesin khusus.
2.Menggunakan alat dapur.

Cara pertama tentunya membutuhkan mesin yg tidak tersedia di rumah dan relatif mahal karena membutuhkan mesin press dan sentrifugal utk memeras dan menghasilkan minyak wijen yg cukup 
bening.

Sedang cara yg kedua bisa saja kita menggunakan peralatan di dapur seperti blender dan kain keju/ tahu 
sebagai penyaring nya. Cara ini tentunya akan menghasilkan minyak wijen yg sedikit lebih keruh.tapi masih efektif menghasilkan minyak wijen yg berbau sedap jika digunakan untuk tumisan dan lain sebagainya.

Penggunaan minyak wijen untuk masakan:

1. Sebagai minyak bahan tumisan 
2. Sebagai minyak penambah sedap rasa dan aroma makanan

Bahan

1.Wijen Putih 100gr
2.Minyak 500gr

Cara membuat minyak wijen

1. Sangrai biji wijen sampai kuning emas
2. Tunggu dingin
3. Haluskan
4. Taruh minyak ke wajan lalu beri wijen halus. ( Kompor dlm keadaan mati, minyak dlm keadaan dingin 
ya)
5. Lalu aduk rata
6. Nyalakan kompor dengan api kecil sambil diaduk aduk.
7. Masak wijen sampai matang. Tandanya sdh kuning keemasan dan minyak sdh tenang atau tdk 
berdesis lagi.
8. Tutup lalu Diamkan semalaman.
9. Keesokan hari akan mengendap dan ada 2 lapisan
10. Ambil minyak di lapisan paling atas
11. Simpan wadah / toples tertutup
12. Siap digunakan

Nah, mudah kan membuat tiga minyak andalan untuk memudahkan menyingkat proses masak dengan hasil maksimal di dapur. Selamat mencoba ya Mom

68 komentar untuk "Minyak Andalan di Dapur"

  1. waaaaah ini butuh banget. aku bookmark linknya. sebagainya ga bisa masak dan kalau perlu ya maunya yg cepet2 aja. keren, mbaknyaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mba sudah berkunjung.

      Semoga bermanfaat ya

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Setuju mbaa ^^ kalau sudah siapin bumbu masak begini masak jadi lebih simple dan cepat ya hihihi.. Mantap..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal tuang minyak, tumis, selesai deh.
      Sesimpel itu tapi lezat. Hehe

      Hapus
  3. Masya Allah keren Mbak Shisca, masih menyempatkan diri membuat minyak-minyak seperti ini. Saya masaknya pakai bumbu-bumbu saja, gak kepikiran memakai minyaknya. Bikin rasa jadi berbeda ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Strateginya sih biasanya dibikin buat stok per pekan mba. Jadinya gak capek dan cepat berganti stok baru

      Hapus
  4. Minyak wijen ini perlu kali nih di zaman pandemi gini coz kan mengandung vitamin E. Teringat minyak² ini kl pas buat mie ayam, kan perlu minyak wijen atau minyak garlic ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda lagi kalo minyak buat mie ayam kak Mia.
      Biasanya selain bawang putih, pake herba seperti ketumbar dan bahagian ayam juga biar gurih dan ngaldu

      Hapus
  5. Dari tiga jenis minyak di atas, yang pernah saya coba baru Sesame Oil nih. Jadi penasaran sama jenis minyak lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Chilli oil favorit nih mba dirumah kami.
      Dipadu sama garlic udah jadi tumisan gurih buat mie dan nasi goreng

      Hapus
  6. Aku baru tahu garlic oil cara membuatnya mbak, terimakasih sharingnya ya. Aku ingin mencobanya

    BalasHapus
  7. Aku beli jadi biasanya garlic oil, sesame oil dan chilli oil ini...dan harganya lumayan ..mana ada pengawet pastinya. Kalau bikin kok kayaknya simpel ya...jatuhnya lebih hemaaat pula
    Fixed aku mesti coba resep dari Mbak Shisca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siyaaap mba Dian.
      Selain lebih hemat, mangkas waktu di dapur banget ini.

      Hapus
    2. Pastinya, apalagi Garlic Oil...pas butuh masak cepet ada ini, bantu banget. Tinggal tuang pas mau numis sreng sreng..jadi, Wangiii!
      Suka bangets
      Ditunggu share ide kraetif di dapur lainnya ya Mbak Shisca

      Hapus
    3. Ku udah coba nih Garlic Oil..yang sesame oil belom, jadi keinget baca artikel ini
      Ayo Mbak Shisca mana lagi dong tips & Trick dapurnya, kutunggu lho!

      Hapus
  8. Kalau saya sering bikin sambel yang minyaknya banyak, tapi buat makan doang sih, makan pakai sambel berminyak tuh lebih enak, sekeluarga jadi suka.

    Biasanya masak agak banyakan, taruh di kulkas, jadi bisa dipake buat teman berbagai lauk, bukan buat masak lagi sih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini salah satu trik juga ya mba, menambah volume minyak biar sambal jadi awet

      Hapus
  9. Dari ketiganya, diriku tak pernah menyetok satu pun, duh..
    minyak wijen yang udah jadi pun blom pernah beli.
    Kemana saja dirikuh inih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hampir mirip saya nih mbak. Kalau saya, baru pernah coba minyak wijen. Tapi kayaknya cuma sekali deh. Hahahah

      Hapus
  10. Kok tetiba pengen bikin sendiri juga 3 minyak ini kak. Beli di supermarket lumayan harganya, kalo bikin buat stok sendiri kayaknya lebih ekonomis. Mau tumis-tumis tinggal cemplungin si minyak beberapa sendok. Keren idenya..

    BalasHapus
  11. Mbak Terima kasih banyak resepnya ya, Akhirnya ketemu juga resep enaknya minyak Chili yang kayak di resto chinese itu ternyata yang dibikin ditambahin ebi ya Kak. Hihihi pantas kalau bikin sendiri perasaan enggak enak. Abi ketiganya Emang penting banget sih kayaknya mah harus bikin deh ya Buat persiapan di rumah

    BalasHapus
  12. Chili Oil ini bs memangkas waktu blender2 cabai yaa Shischa... Pas kali nih buat kita2 yg pingin cepat siap masaknya hihi

    BalasHapus
  13. hihihi toss banget nih selalu sedia bumbu instan homemade gini..Aku si nyebutnya gitu wkwkwk.. ngaya bener ya :)) Salam masak praktis

    BalasHapus
  14. Sumpah aku salut banget sama kamu mbak minyak kayak gini itu kreatif banget apalagi beda-beda gitu

    BalasHapus
  15. Chilli oil malah dari bahan yang sudah dikeringkan ya Mbak bukan dari bahan segar. Noted ....

    BalasHapus
  16. Keren kak, nyempetin buat minyak minyak. Kira-kira tahan berapa lama itu kak? Apakah penyimpanannya di kulkas?

    BalasHapus
  17. Kalo aku kebiasaan bikin garlic oil biar masak apapun tuh menghemat waktu hehe. Tpi belum pernah bikin yang chili oil sih. Kapan kapan mau bikin juga

    BalasHapus
  18. Mantul banget mbak, lengkap dengan segala proses dan kegunaannya.
    cakep, jadi referensi buat keluarga saya. Ntar saya bilang ke istri buat ginian juga..

    BalasHapus
  19. MasyaAllah, setiap liat blog kak shisca belakangan ini selalu deh soal tips di dapur. Bikin pengen nyobain juga. Xixixi..

    BalasHapus
  20. Wahh akhirnya dapet resep bikin chili oil selama ini beli aja taunya..makasih sharing nya ya mbak

    BalasHapus
  21. aku tuh udah sering liat video yang bikin minyak bawang putih, katanya bisa bikin makanan jadi auto enak ya mbaa, kepikiran pengen bikin belum kesampean sampe sekarang haha

    BalasHapus
  22. baru tahu yang begini, tapi kayaknya memang menarik untuk dicoba yak. Lebih simple kalau mau masak nantinya. Aku senang masak, harus cobain ini nih.

    BalasHapus
  23. Mbak, kalau sudah buat dan menyimpan minyak-minyak seperti ini, saat masak, pakai bumbu segarnya cuma sedikit saja berarti ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba,
      Bisa juga nggak pake kalo cuma bikin tumisan nasi goreng atau mie doang

      Hapus
  24. ya ampun dikasih resepnya sekalian ih.. mau bikin juga ah, garlic oilnya. biar masak makin praktis kl udh ada stock ya

    BalasHapus
  25. Memang nih kita harus menyiapkan peralatan tempur ketika akan memasak di dapur, hehehe. Kalau saya misal ada yang kurang gitu bumbu pasti jadi badmood deh.

    BalasHapus
  26. Ini semua mengingatkan saya dengan kebiasaan waktu kerja di Taiwan. Bikin minyak wijen, minyak cabe, wah kangen semua itu...
    Makannya jadi tambah lahap kalau udah ada Chili oil ini lho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener bangettt teh okti.
      Digado di nasi anget2 aja udah enak Apalagi di buat cocolan dimsum atau choipan ya

      Hapus
  27. Superrrrrrr, bikin sendiri. Masya Allah mba. Aku beli jadi ae. Wkwkwk. Emang senjata banget ini buat emak-emak di dapur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba mutia,
      Mba Mutia mah udah keren banget bareng anak-anak

      Hapus
  28. Chili Oil ini sering aku coba tapi untuk dua oil lainnya belum pernah. Asik juga ya bikinan sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Garlic oil tergolong mudah mba. Bahannya juga terjangkau dimana-mana

      Hapus
  29. Yg pernah nyoba chilli oilnya. Dan emang bener hasil rasanya lebih pedeeesss banget dibanding bikin sambel kayak biasanya tanpa chilli oil hahaha.

    BalasHapus
  30. Hehehe Chili oil yang kemarin dikasih masih ada nih. Beneran mudah banget untuk bikin nasi goreng ataupun mie goreng.

    BalasHapus
  31. Laperrrrrrr~~~

    Nanti coba ah

    BalasHapus
  32. Wah saya pengguna setia minyak wijen instant dan saya baru tau cara bikinnya . Bisa dicontoh nih mbak jadi lebih hemat ya ..maksih lho sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba,
      Lebih ekonomis bila dibikin sendiri

      Hapus
  33. wah jadi penasaran pengen banget nyobain bikin minyak-minyak seperti ini, kebetulan banget kan sekarang tinggal sendirian punya dapur yang bisa aku otak-atik tempat masaknya

    BalasHapus
  34. Wah, rajin banget mbak. Aku kalau urusan perdapuran angkat tangan. Mending disuruh nulis 5 artikel atau ngulik template blog deh, hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti mba nya kebalikan aku dong. Salut banget deh sama kerjaan nulis artikel sekejap mata dan ngulik template blog.

      Hapus
  35. Omaygat aku suka banget mba chilli oil, thanks yaa udah kasih contekan resepnya, harus bikin nih dirumah, enak buat makan pasta nih

    BalasHapus
  36. Auto mau buat juga supaya di dapur ga kelabakan banget kalau pas mau masak dadakan

    BalasHapus
  37. Saya juga salah satu pengabdi minyak wijen mbak. Hahahha... Bahkan suami kadang manfaatkan ini untuk campuran bahan nasgor, katanya sih enak. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha, bener mba.

      Enak banget buat nasi goreng

      Hapus
  38. Garlic oil ini andalaaaan banget sungguh buat masakan sih, aku baru tau bedanya sama bawang putih baru biasa ternyata rasanya lebih khas. Wajib bgt selalu adaa, kalau chili oil sm sesame belum pernah akuu, penasaran juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Chilli dan sesame sih sebenarnya gak sulit mba.

      Hanya saja kalo Chilli proses pengeringan cabe lumayan lama kalo mau pale cara alami

      Hapus
  39. ih ini tuh yang jad andalan para tukang jualan juga ya hihiii.. jadi bikin makin sedep rasanya, baru tau nih cara buatnya gampang jg :)

    BalasHapus
  40. Itu biasanya minyak-minyak itu untuk masak apa aja Mbak? Apa bisa digunakan untuk segala jenis masakan? Misalnya kayak tumis, sambal goreng, kering, dll

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa sekali.

      Yang paling mudah sih dicocol aja udah enak.

      Atau jadi tumisan di nasi goreng/mie girego

      Hapus