Penjelasan matan Alif lam Syamsiyah dan Alif lam Qomariyah

Selalu saja setiap ada bahasan baru saat tahsinul Qur'an membuat aku semakin takjub pada ilmu yang Allah beri lewat huruful Qur'an ini.
Pada bait syair matan tuhfatul Athfal karangan Syaikh Al jamzury di bait matan ke 24 dijelaskan tentang hukum lam sukun atau lam ta'rif.
Lam ta'rif adalah lam sukun yang masuk pada isinya,biasa ia terletak diawal kata yang didahului oleh Hamzah washal. Huruf lam sukun pada isim (lam ta'rif) memiliki dua hukum yakni idzhar dan idgham.
Ada 14 huruf yang dibaca jelas saat bertemu dengan lam sukun, sebagian orang menyebutnya dengan idzhar Qomariyah
Dan ada 14 huruf yang dibaca dengan idgham, yakni lam ta'rif tidak dibaca tapi dilebur ke huruf yang ada didepannya, disebut juga dengan idgham syamsiyah.
Qomariyah bermakna bulan
Qomariah diambil dari kata qomirun atau bulan, yang maksudnya membaca lam seperti kita memandang tulisan alif lam yang diumpamakan tertulis bulan sehingga nampak jelas dan terang.
Sementara, syamsiyah bermakna matahari.

Huruf idzhar Qomariyah atau dikenal dengan Alif lam Qomariyah disebutkan dalam bait ke 25 matan tuhfatul Athfal yang diringkas dengan rumusan pada lafazh :
25ﻗﺒﻞ ﺍﺭﺑـﻊ ﻣﻊ ﻋﺸﺮﺓ ﺧـﺬ ﻋﻠﻤـﻪ * ﻣﻦ ﺍﺑـﻎ ﺣﺠـﻚ ﻭﺧـﻒ ﻋﻘﻴـﻤـﻪ
Yakni huruf-huruf nya adalah

ﺍﺑـﻎ ﺣﺠـﻚ ﻭﺧـﻒ ﻋﻘﻴـﻤـﻪ
Arti dari pesan bait rumus diatas adalah Sempurnakanlah ibadah hajimu karena takutnya nanti tidak diterima.

Benar sekali bahwa ibadah memiliki rukun dan syarat yang bila rukunnya tidak dilaksanakan maka berpengaruh pada batal atau sahnya ibadah.

Sementara di bait ke 27, huruf-huruf idgham syamsiyah dirangkum dalam rumusan
:
27.ﻃﺐ ﺛﻢ ﺻﻞ ﺭﺣﻤﺎ ﺗﻔـﺰ ﺿﻒ ﺫﺍ ﻧﻌﻢ  ﺩﻉ ﺳـﻮﺀ ﻇﻦ ﺯﺭ ﺷﺮﻳـﻔﺎ ﻟﻠﻜـﺮﻡ
Huruf-huruf yang dimaksud adalah 
ط ث ص ر ت ض ذ ن د س ظ ز ش ل
ﻃﺐ artinya biasakanlah kamu berbuat kebaikan
 ﺛﻢ artinya kemudian atau lalu selanjutnya
ﺻﻞ artinya perbanyaklah silaturahim
   ﺭﺣﻤﺎ ﺗﻔـﺰ ﺿﻒ ﺫﺍ ﻧﻌﻢ  artinya sebab betapa sudah banyaknya orang memperoleh kenikmatan dan kebahagiaan yang berlipat ganda dari cara tersebut.
ﺩﻉ artinya hindarilah
ﺳـﻮﺀ ﻇﻦ artinya prasangka yang buruk
 ﺯﺭ ﺷﺮﻳـﻔﺎ artinya   berkunjunglah ke tempat orang yang shalih
ﻟﻠﻜـﺮﻡ artinya agar engkau mendapatkan kemuliaan.

MasyaaAllah, betapa isi pesan luar biasa sekali menjadi pegangan manusia dalam membangun hubungan sosial dengan manusia yang lainnya.
1 . Dianjurkan senantiasa mendawamkan kebaikan agar terbiasa Menjadi karakter dan amalan harian kita
2.  Dianjurkan meningkatkan silah (hubungan silaturahim) baik dengan yang memiliki hihubung keluarga maupun tidak. Istilah kerennya sekarang adalah membangun jaringan
Dari kedua hal tersebut bila diamalkan akan menghasilkan kebahagiaan dan kenikmatan yang luar biasa dan hal ini telah dibuktikan dan diamalkan oleh orang terdahulu.
Benar saja,bahwa kedua hal tersebut bila diaplikasikan pada pelaku bisnis jaringan dan bisnis bisnis lainnya maka akan menghasilkan keuntungan yang luar biasa.

3. Anjuran agar menghindari prasangka buruk ataupun negatif thinking. Prasangka buruk memang akan membuat jiwa dan psikis seseorang menjadi terganggu.

4. Anjuran agar senantiasa mengunjungi orang yang shalih. Diduk,sowan dengan orang orang yang senantiasa melakukan amal kebaikan akan menjadikan kita terinspirasi dan berusaha mengikuti kebaikan yang dilakukan orang yang baik.
Benarlah bahwa ruh itu seperti tentara yang berbaris, yang satu sama lainnya tidak akan saling menyelisihi. Ibaratnya Bila kita dekat dengan penjual minyak wangi minimal kita akan mencium ataupun mendapatkan harumnya parfum.
Pesan di dua terakhir adalah pesan yang penting bagi obatnya hati dan penyejuk jiwa. Penyeimbang dari 2hal pertama yang sifatnya interaksi sosial dengan manusia lainnya.

Wallahu a'lam

33 Komentar

  1. Saya rindu belajar tentang tata cara baca Al Quran yang baik sesuai dengan makhroj huruf dan tahsin.

    Dan saya juga diingatkan untuk menjaga silaturahim, berprasangka baik kepada keluarga, tetangga dan otang lain.

    Tfs.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, nazhom ini seperti syair yang penuh dengan pesan kebaikan

      Hapus
  2. Wah mba bagus bgt tulisan kamu. Jadi kangem aku di masa2 masih belajar mengaji mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memory masa belajar memang penuh bunga-bunga ya..
      Dulu malah anak-anak ke surau beramai-ramai

      Hapus
  3. terimakasih catatannya. pengetahuan buat saya.

    BalasHapus
  4. Jadi inget jaman ngaji di mushola dulu. Waktu itu usia-usia SD lah, salah satu materinya adalah belajar Tajwid. Alhamdulillah bermanfaat hingga sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadi jariyah bagi pengajarnya ya

      Hapus
  5. Fix.. bikin kelas tahsin blogger.
    Jadi banyak lagi ya komunitas ini, haha

    BalasHapus
  6. Pesan-pesan yang terkandung sangat laur biasa ya, Mbak. Mmemberi petunjuk dan menuntun kita, ke arah yang lebih baik.
    Saya suka penutupnya. Kalau dekat orang pakai minyak wangi, maka akan bau wangi. Dan itu sama seperti nasihat orang tua saya. jadi harus berusahalah dekat kepada sesuatu atau hal yang baik.

    Terima kasih sharingnya, Mbak.

    BalasHapus
  7. MasyaAllah, itu baru seayat tapi kandungannya sudah sangat dalam ya bun. Apalagi semua kandungan isi Alqur'an, menyebabkan begitu mustahil jika ALqur'an itu buatan manusia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini bukan ayat Bun, tapi rangkaian syair.
      Cuma yg dibahas ini hanya 2baris saja

      Hapus
  8. Pembahaan tulisan bunsis selalu level tinggi..

    Saya jadi merasa gada apa2nya

    Terimakasih bunsis

    BalasHapus
    Balasan
    1. MaasyaaAllah
      Ilmu datang dari Allah SWT, manusia hanya tempat perantara ilmu saja.
      Terimakasih sudah berkunjung bun

      Hapus
  9. Dapat ilmu baru dalam membaca Alquran, dan ternyata ada makna yang tersirat dalam huruf2 yang digabungkan, yang selalu mengingatkan kita untuk selalu bebrbuat kebaikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya,ini semacam syair.
      Yang memudahkan menghafal hukum tajwid. Tapi memang baris yang ini mengandung banyak arti

      Hapus
  10. Makasih bunda, postingannya bisa jadi reminder nih. Semoga tidak hanya bisa membaca tapi juga mengamalkan Al Quran, amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin, semoga membawa kebaikan dan manfaat ya mba
      Terimakasih sudah mampir

      Hapus
  11. Kak siiscaaa calon mamah mertua Gara,
    Makasih infonya kakaa,
    Yuk kita buka kelas tahsin hihi

    BalasHapus
  12. saya setuju bagian ini anjuran agar menghindari prasangka buruk ataupun negatif thinking. Prasangka buruk memang akan membuat jiwa dan psikis seseorang menjadi terganggu.

    BalasHapus
  13. Ku;pikir tdnya mau jelasin tajwid mbak, ternyata ada pesannya :D
    Prasangka buruk memang membawa penyakit, bahkan katanya secara psikis sakit merembet ke fisik ya mbak. Untuk menghindari ini kyknya lbh baik nanya atau hindari yg jadi toxic.
    Tapi memang sebaiknya utk pegaulan memilih lingkungan yang baik agar kita jg terbawa jd baik ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menjelaskan makna dari syair matan tuhfatul Athfal sih sebenarnya mba April

      Hapus
  14. Smg kita bisa Mengamalkan dan menerapkan kebaikan kapan pun dan dimanapun serta kepada siapapun ya mbak. Aamiin. Yaang terpenting tetap istiqomah jalankan kebaikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul...
      Tsummastaqiim

      Pesen nabi Istiqomah,dalam berbuat kebaikan dan amal

      Hapus
  15. Jadi kangen masa-masa waktu madrasah diniyah dulu deh di Pesantren. Asiknya belajar nnaghom naghom seperti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, saya berarti yang telat ya...
      Belajar nazhom sudah usia segini.

      Barakallahu fiik mba

      Hapus
  16. menarik, mbak...meski saya ga ngerti soal kajian dari Al Quran, tapi ada nilai universal yang bisa diamini.karena ajakan utk melakukan kebaikan tentunya berlaku bagi setiap orang

    BalasHapus
  17. Jadi inget, dulu ngaji seperti ini di madrasah dan saya suka males-malesan, huhu, akhirnya saya jadi enggak tau apa-apa deh hicks

    BalasHapus